Kerudung...Oh Kerudung...
.jpg)
Saya agak terkesima oleh satu hal hari ini. Entah kenapa, ketika saya mengganti fotoID untuk YM dengan foto saya yang berkerudung putih (seperti disamping…) banyak orang yang komentar bahwa saya terlihat lebih baik kalau memakai kerudung. Ada yang bilang lebih alim, cantik..(aminnnn...) bahkan terlihat sangat tawakal. Padahal ada beberapa hal yang perlu dikonfirmasi :
1. Yang saya pakai adalah pasmina yang biasa membalut tubuh untuk menghindari sinar matahari, jadi sangat jauh dari kerudung… heheheh..
2. Anda sekalian sepertinya perlu mempertanyakan tingkat keimanan saya.^^v Bukan apa-apa, kalau dibilang lebih alim sih saya senang. Tapi kalau terlihat tawakal…nampaknya saya masih jauh dari situ..hehehe..
But over all, yang membuat saya terkesima adalah sebegitu besarnya pengaruh sebuah kerudung terhadap pencitraan diri seorang wanita. Hal ini saya amini sendiri karena walaupun saya bukan seorang muslimah, saya sangat menghargai para wanita yang berkerudung atau berjilbab. Saya mengagumi cara mereka melindungi diri (menutupi aurat). Sebagai seorang wanita, saya saja sangat menghormati mereka yang berkerudung. Orang-orang ini terlihat lebih bersahaja, tenang dan dekat dengan Tuhan. Tentunya hal ini juga menjauhkan mereka dari niat-niat jahat kaum adam yang iseng.
Suatu hari, seorang teman yang mengenakan jilbab pernah bertanya pada saya, “ Han, sebagai seorang non-muslim, apa pendapat loe kalau melihat orang yang pake jilbab panjang? Risih ga’ lihatnya?”. Saya agak tersentak dengan pertanyaan yang sangat occasionally itu…ga ada petir ga ada hujan, tiba-tiba harus memutar otak mencari jawaban bijak.
Lalu dengan spontan saya menjawab, bahwa saya tidak ada masalah dengan wanita berjilbab. Walaupun saya di luar lingkaran mereka. Saya malah kagum bagaimana mereka berjuang melawan hawa panas dibalik kain penutup tubuh mereka. Kalau kebanyakan wanita show-off memakai tank-top dan hot-pants ditengah terik matahari, mereka malah terus berjibaku dengan rapatnya penutup aurat itu. Sungguh suatu hal yang tidak pernah saya bayangkan untuk dilakukan. Panasnya pasti puoolll!! Hehehe..
Justru saya agak risih kalau melihat wanita berjilbab tapi mengenakan busana yang fit di tubuhnya. Ketika dalam posisi seperti itu, nampaknya aurat tetap terlihat juga walau berbalut busana dan fungsi jilbab menjadi bias. Bukan maksud saya menghakimi, tetapi bukankah ketika seseorang memutuskan memakai jilbab, maka konsekuensi selanjutnya juga harus dijalankan? Merelakan keelokan tubuh untuk diperlihatkan secara umum salah satunya. Lalu di sini saya mencoba mengambil kesimpulan, bahwa untuk memakai jilbab dibutuhkan suatu niatan yang kuat dan tulus.
Dari kesimpulan saya, maka tidak salah kalau jilbab ataupun hanya kerudung dapat mempengaruhi pencitraan seseorang menjadi lebih baik. Karena perjuangan untuk niatan sampai menjalankan tidaklah mudah. Dan hanya wanita yang benar-benar berbudi baik serta tulus dapat mengenakan jilbab serta kerudung sebagaimana mestinya.
Salut untuk para muslimah! ^^
NB : tulisan ini dibuat tidak untuk mendeskriditkan suatu agama, tetapi lebih kepada bentuk aktualisasi refleksi diri dan apresiasi kepada mereka yang saya kagumi.
