<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009</id><updated>2011-07-30T23:36:23.679-07:00</updated><category term='poem'/><title type='text'>Cerita Jemari</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-4390619067105760436</id><published>2009-03-06T06:46:00.000-08:00</published><updated>2009-03-06T07:43:24.051-08:00</updated><title type='text'>conference oh conference....</title><content type='html'>Akhir-akhir ini fasilitas conference di Yahoo Mesangger semakin akrab dengan saya. Boleh juga sih, hitung-hitung bisa untuk rapat jarak jauh. Cuma...pusink kuadrat deh. Sekian banyak orang yang ngomong (baca: ngetik), dan susah untuk dikendalikan. Ga cuma itu, gampang banget out of context dari agenda bahasan. Tambah sulit lagi, yang conference adalah teman-teman SMA, yang lama ga saling ketemu...(hufff) Alhasil, 3 jam berbicara tanpa juntrungan dan minim hasil...=( &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5310100685336263410" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 543px; CURSOR: hand; HEIGHT: 306px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SbFEcG8GuvI/AAAAAAAAADM/iDCEFYJCK5A/s400/untitled.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Memang...pertemuan intim tatap muka tak pernah bisa tergantikan esensinya...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-4390619067105760436?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/4390619067105760436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=4390619067105760436' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/4390619067105760436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/4390619067105760436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2009/03/conference-oh-conference.html' title='conference oh conference....'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SbFEcG8GuvI/AAAAAAAAADM/iDCEFYJCK5A/s72-c/untitled.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-3595719689886477633</id><published>2009-02-18T01:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T22:00:28.585-08:00</updated><title type='text'>T-O-L-O-N-G!</title><content type='html'>&lt;div&gt;Masih ingat dengan sebuah reality show bertajuk "Tolong" garapan Helmy Yahya? Setelah lama hilang dari pandangan saya- entah saya yang lama tak menonton TV, atau acara itu memang baru disiarkan lagi-, 2 hari yang lalu saya kembali "menikmatinya" dengan format baru. Masih dengan konsep acara yang sama, dimana seorang aktor berperan sebagai orang yang dalam kesulitan dan butuh ditolong, mencoba menggugah rasa kasihan dari orang-orang yang ditemuinya di jalanan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SZ5G2RhLpqI/AAAAAAAAACs/EH4k0Bq5j4o/s1600-h/TOLONG.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304755309318481570" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 217px; CURSOR: hand; HEIGHT: 105px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SZ5G2RhLpqI/AAAAAAAAACs/EH4k0Bq5j4o/s200/TOLONG.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;"Masih adakah orang yang mau berbagi dengan sesama di tengah kondisi sulit seperti sekarang ini?", itu mungkin pertanyaan besar yang menjadi ide dasar di sini. Keraguan bahwa manusia masih memiliki sisi sosial di tengah keegoisan rupanya menarik untuk disuguhkan. Sekali lagi, entah menjadi pembelajaran atau mungkin hanya sebagai hiburan yang membuat realitas itu menjadi "wajar" adanya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, keberadaan acara ini menciptakan kontradiksi tersendiri dalam diri saya. Di satu sisi saya setuju. Dengan harapan, semoga setiap individu dapat tergugah dan mungkin berkaca masing-masing. Apakah saya pantas mencemooh mereka yang menolak menolong si aktor dengan alasan "&lt;em&gt;ga' punya uang.."? &lt;/em&gt;Tapi di lain hal, hadiah uang yang diberikan di akhir acara agak mengganggu bagi saya. Jika kemudian setiap menolong, orang mengharapkan bahwa ada imbalan di akhir pertolongan, kemana rasa ikhlas itu pergi? Kekhawatiran saya terbukti di salah satu episode terdahulu, ketika ada salah satu warga di jalanan yang memergoki kamera tersembunyi, sontak dia langsung menghampiri si aktor dan menyodorkan uang "berniat" membantu, semoga dapat uang hadiah. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran yang kedua, ketika menonton acara ini berulang-ulang bukan membuat orang semakin tergugah dan perduli, melainkan malah menganggap ignorance semacam ini sebagai hal yang wajar, "&lt;em&gt;toh, banyak yang seperti itu...". &lt;/em&gt;Kemudian, jika orang menganggap hal ini adalah bagian dari konstruksi sosial yang ada di masyarakat dan biarkan berjalan seperti adanya, apalah arti kata &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;TOLONG&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; diantara kebisingan jalanan?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-3595719689886477633?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/3595719689886477633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=3595719689886477633' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/3595719689886477633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/3595719689886477633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2009/02/t-o-l-o-n-g.html' title='T-O-L-O-N-G!'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SZ5G2RhLpqI/AAAAAAAAACs/EH4k0Bq5j4o/s72-c/TOLONG.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-20928830927635390</id><published>2009-01-28T17:58:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T18:51:24.713-08:00</updated><title type='text'>Konflik pagi hari ala kucing...</title><content type='html'>Pagi ini, keheningan pagi dipecah oleh suara seekor kucing yang menggeram kencang di samping rumah. Usut punya usut ternyata seekor kucing belang coklat sedang siap tempur dengan kucing hitam di atas atap tetangga. Keduanya nampak siap tempur, sama-sama garang, sama-sama melotot...sampai ada burung lewat &lt;em&gt;aja ga'&lt;/em&gt; ada yang berkutik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan ini tampaknya menjadi tontonan hiburan untuk orang-orang. Ibu-ibu yang lagi &lt;em&gt;"nge-date"&lt;/em&gt; sama abang sayur aja sampai menghentikan aktifitas belanja demi menyaksikan pertempuran dua kucing itu. Tentunya dihiasi dengan kasak-kusuk khas ibu rumah tangga, "itu kucingnya serem deh..", "dasar kucing, biar ga ada ikan tetep aja berantem...", yang lebih nyeleneh celetukan semacam ini, "itu nanti siapa yang kalah hayo??". (Ibu-ibu jaman sekarang, infotaiment mania!) dan tentunya hahahihi plus cekikikan versi ibu-ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pastinya tidak ketinggalan menonton pemandangan itu dari balkon kamar, cuma saya lebih tertarik dengan si penonton dari pada 2 kucing tersebut. Lucunya, orang-orang yang ingin tahu ada apa dengan kucing tersebut makin lama, semakin berkerumun. Sampai menutupi jalanan komplek yang memang sudah sempit. Yang lebih aneh, mereka bak tersihir dengan aksi saling geram tersebut. Tidak ada yang beranjak dari kerumunan. Anak sekolah dengan seragam, ibu-ibu belanja, bapak-bapak naik motor, abang sayur dkk, semua sibuk melihat ke "arena pertandingan" (cuma kurang calo aja kalo udah gini...hehehhe...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi saling geram tadi ternyata berlangsung cukup lama. Sampai akhirnya si kucing hitam lari ke atap sebelah sambil tetap menggeram. Kemudian terjadilah aksi ala James Bond, si kucing kejar-kejaran di atap. Loncat dari rumah satu ke rumah yang lain. Herannya kok para penontonnya masih terpesona. Kepala mereka bergerak mengikuti arah si kucing lari. "Yah, kok yang hitam kalaaahhh...." ibu tetangga depan rumah nampak kecewa (mungkin karena jagoannya malah lari...). Dan ketika aksi itu lewat, baru mereka menyingkir satu-satu dari jalanan, kembali ke aktifitas masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya reflek geleng-geleng kepala, tidak habis pikir kok ya kucing berantem aja jadi tontonan yang demikian seru. Bukannya bantu melerai...(gimana juga ngelerainya...). Apa memang sifat dasar manusia yang suka dengan konflik, terlebih melihat konflik di tempat umum. &lt;em&gt;Toh,&lt;/em&gt; tidak jarang saya terjebak kemacetan hanya karena orang-orang menonton 2 pihak yang bertengkar di pinggir jalan karena kendaraannya saling menyenggol. Atau orang-orang di food-court saling berbisik karena sepasang kekasih bertengkar, apalagi sampai ada adegan disiram minuman. Dan mungkin karena semua ini reality show-yang entah memang &lt;em&gt;real &lt;/em&gt;atau rekayasa mempertontonkan konflik-konflik pribadi-laku dijual oleh stasiun TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Yang patut dipertanyakan, kemudian apa yang kita dapat dari menonton sebuah konflik? Apakah kita menjadi belajar, bagaimana kita menangani suatu konflik? Atau justru kita belajar menimbulkan konflik?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-20928830927635390?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/20928830927635390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=20928830927635390' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/20928830927635390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/20928830927635390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2009/01/konflik-pagi-hari-ala-kucing.html' title='Konflik pagi hari ala kucing...'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-1997226797635339614</id><published>2009-01-27T19:33:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T20:13:03.913-08:00</updated><title type='text'>Be Positive...</title><content type='html'>&lt;div&gt;Rasanya postingan ini akan dimulai dengan suatu penyesalan yang dalam karena lama meninggalkan blog ini. Terhitung dari Agustus 2008, saya mulai lupa ingatan sementara bahwa saya punya blog. Dan kemudian beberapa teman yang biasa berkunjung, mulai "menceramahi" saya atas kelalaian ini. (Hohoho...thanx Diet, Unga, Kebo-Jepang...xixiix)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kemudian saya akan beralasan....&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;4 bulan ini hidup rasanya seperti dikejar 3 ekor guk-guk di suatu gang sempit (saya tahu pasti rasanya...). Di saat seperti itu, setiap detik menjadi begitu penting. Tiap tarikan nafas menjadi begitu berarti. Bagaimana tidak, energi ini harus disimpan sedemikian rupa supaya saya bisa sampai ujung gang dengan selamat. Karena ibarat adegan kejar-kejaran hollywood, di gang yang gelap dimana cahaya hanya menyongsong dari ujungnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Artinya...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;4 bulan kemarin saya hampir tak bisa berhibernasi di kamar menikmati hidup. Tugas kampus, dan kawan-kawan berkomplot mendatangi hari-hari yang memang sudah penat. Hampir saja saya mulai merefleksikan, untuk apa ada gelar S.Sos di belakang nama saya. Nampaknya Theresia Hanni Christania saja sudah cukup baik..(Terutama ditulis dalam undangan pernikahan...hehehhe). Untungnya, orangtua masih bermuka garang di pintu kamar, mengingatkan kodrat sebagai mahasiswa 4 tahun yang belum digenapi. Kemudian hari-hari itu dijalani dengan datar dan menyebalkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://kelvinhan.com/pictures/SierraLookOut-RayOfLight.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 260px; CURSOR: hand; HEIGHT: 159px" alt="" src="http://kelvinhan.com/pictures/SierraLookOut-RayOfLight.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kemudian efek yang paling terasa adalah aura saya menjadi sangat negatif (skali lagi...No Aura Kasih!), segala pikiran serta pertimbangan menjadi pendek dan negatif, emosi juga tidak terkontrol. Segala hal yang dikerjakan menjadi tidak maksimal. Hubungan dengan pihak lain pun (terutama pacar saya) menjadi merenggang. Saya gampang marah, gampang ngambek, gampang kecewa...(asal ga' gampangan aja ya bebh...huhuhu). Pokoknya sekeliling saya menjadi tidak supportif dan kondusif untuk mendukung kegiatan sehari-hari. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Satu hal yang saya pelajari adalah berusaha memutar yang negatif tadi menjadi positif. Memang tidak mudah. Ketika seseorang berada di "jurang kegelapan" (efek kebanyakan nonton film superhero...) semuanya menjadi begitu gelap, tapi saran saya bawalah selalu korek api. Ketika kita bisa menyalakan setitik saja cahaya, lalu tersenyum dan meraba, seperti apa jurang itu sebenarnya (siapa tau ada tambang emas di dalamnya...) maka kita bisa menentukan jalan mana yang mau kita ambil. Tidak hanya mengikuti kemana kegelapan membawa. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Menjadi positif adalah hal yang sering kita dengar setiap hari. Suatu filosofi yang sudah mondar-mandir lewat buku The Secret dkk. Hanya ternyata menjalaninya tak semudah saat mengangguk membaca kalimat "be positive". Karena saya sendiri sering lupa membawa "korek api saya" di tengah kebisingan dunia. Tapi saya percaya dengan menjadi positif, maka sekitar saya pun menjadi kondusif dan mendukung apa yang saya kerjakan. Bagaimana prosesnya? Saya tidak bisa menjelaskan pasti, teorinya pun saya tidak mengerti. Yang saya pastikan adalah apa yang saya rasakan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Felling is believing....hohoho...^^&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;SMANGAAAAAADD!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-1997226797635339614?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/1997226797635339614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=1997226797635339614' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/1997226797635339614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/1997226797635339614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2009/01/be-positive.html' title='Be Positive...'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-8407923265844736615</id><published>2008-08-20T08:38:00.001-07:00</published><updated>2008-08-20T08:44:27.846-07:00</updated><title type='text'>being extraordinary, do more!</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SKw61JyWcGI/AAAAAAAAABc/SIagbXU7U0s/s1600-h/DSC_1722+copy.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236625151559626850" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SKw61JyWcGI/AAAAAAAAABc/SIagbXU7U0s/s200/DSC_1722+copy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Some people said, &lt;em&gt;“It’s better to do more”.&lt;/em&gt; In my own opinion “do more” is more than just a statement about giving further of others’ expectations. It means being extraordinary. My mate always tells me how nice to be more than others do. Of course, I know he’s not arrogant one. He doesn’t like to showing off. My mate is a perfectionist one. He’s a simple man with so many dreams. That’s why he always tries to giving as best as he can do. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;He teaches me about totalities. As I know, he spent half and a year in finishing his thesis while he was working as a part timer. It was long enough for undergraduate thesis. Somebody thought that he was not serious in doing that. But, I convinced them that he wasn’t. He focused all the things for his research. He took a thesis that using library research about two major theories in management, and then he tried to analyzing them in order to conduct a new theory about Customer Knowledge Management. It was not as simple as I thought before. Although just using library research as the method, this kind of thesis needs a deep understanding and analyzing. “Unfortunately”, he’s too stubborn as he believed that he could make it come true. Thanks God after through upside and down, finally he did it! And he just told me, “I satisfy for giving my best.” &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Now, he always reminds me about “do more”. I have to try my best. Not only just as fulfillment of something. I loved to be ordinary one for my extraordinary life. But at least I consider that to reach the extraordinary life, I need more and more in my life. I can not get “more things” if I wouldn’t “do more”. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Until now, I realize that it’s not easy to do it. More over I am a kind of lazy hazy girl. I hate to be like this, but it needs time to be better and better. The most important is willingness. “If there is a will, there will be a way…”. So I’m on my way, while treating my will…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-8407923265844736615?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/8407923265844736615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=8407923265844736615' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/8407923265844736615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/8407923265844736615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/08/being-extraordinary-do-more.html' title='being extraordinary, do more!'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SKw61JyWcGI/AAAAAAAAABc/SIagbXU7U0s/s72-c/DSC_1722+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-3353549446955694290</id><published>2008-08-07T06:13:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T06:22:41.569-07:00</updated><title type='text'>Sepertinya ini surat cinta....</title><content type='html'>Disinilah aku mulai merangkaikan kata.. berusaha mengungkap jiwa didepan deretan huruf tak bertata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu lama aku mencari makna dari perjalanan kita, setiap peristiwa yang menarik keluar asa dan rasa. Senyum, tangis, tawa…semua pernah hinggap padaku. Semua selalu berganti mengisi hariku…hari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai kamu tahu, pipiku menyemukan guratan merah jambu. Malukah aku? Tidak! Aku bahagia sayang... Aku menghentikan detikan jam pasir dihadapanku dan mulai menarik waktu mundur dari awal kita bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah sejak kapan aku memanggilmu “Sayang..”…aku tak pernah bisa mengingat setiap detil kehidupan yang telah aku lalui. Tapi aku selalu mengenal setiap rasa yang pernah memutar hidupku. Percayakah kamu salah satunya adalah kehadiranmu? Butuh tak sedikit waktu untuk menyadari itu semua. Kamu tahu..aku tak pernah merencanakan apa yang kita jalani sekarang. Bahkan ketika awal kita bersingungan… nihil terpikir olehku untuk berdampingan merangkai cerita denganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan sekali ini aku mengenal cinta. Paling tidak aku mengerti definisi personalku mengenai cinta. Hal ini sangat universal kan sayang? Sepanjang proses kita, aku mengenal cinta darimu. Tidak butuh hitungan tahunan, tapi aku mengagumi keunikan cinta versi kamu. Cinta bukan hanya kata. Cinta lebih dari pemberian semata. Cinta tak terjabarkan…mengagumkan bukan sayang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berusaha membuka tiap lembar memori ketika kamu nyata dihadapanku. Tak mudah mencarinya…hitungannya hanya belasan dan ini terselip diantara ratusan hari yang kita hadirkan. Aku memejamkan mata, seolah membuka layar putih dibalik kelopak mata. Proyeksi itu kembali! Saat kamu menggenggamku.. memelukku… menciumku.. Bahkan aku melihat jelas tetesan kecewa diantara bahagia yang kita rasa. Adilkah sayang…saat waktu kita sangat terbatas masih ada diam diantara ramainya sorakan hati? Detik ini aku menyesali, ketika ada ruang bertemu terkadang sejumput ingatan masa laluku mengganggu.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.freewebs.com/youth4purity/love-letter-opener-favor-7.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand" alt="" src="http://www.freewebs.com/youth4purity/love-letter-opener-favor-7.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sadar..di perhentian hidupku kali ini aku mengenalmu dan bersamamu. Sosok baru di hidupku. Baru itu menyenangkan sayang.. kamu bukan kuandaikan seperti sebuah boneka baru yang selalu dimainkan sepanjang waktu. Kamu adalah bayangan baru ketika aku memasuki babak baru yang kupilih. Kamu selalu dibelakangku.. mengkuti kemana pun aku melangkah. Walau kala gelap kamu tak terlihat, aku tahu kamu hanya menunggu waktu tuk’ kembali disisi. Sadarkah kamu…aku tak pernah ingin kehilangan bayanganku..sosok untuk mengetahui bahwa aku tak pernah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, aku tak bisa menutupi... I just wish I could close to you.. Betapa belasan hari yang kita lalui tak cukup menimbang rasa rindu yang ada. Betapa mengingat jarak kerap menyiksaku tak terhenti sampai detik kamu ada disini. Aku bertahan.. selalu sama seperti ketika kamu mengucapkan kata itu tanpa ada hadir. Aku percaya, kelak akan ada perhentian kita untuk tersenyum lega tanpa jarak. Apapun bentuknya.. ya ‘kan sayang? Karena waktu selalu memberi dan mengambil sesuatu dari hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencintai kebebasan yang kamu beri. Aku mensyukuri kepercayaan yang tulus darimu. Aku tersenyum untuk cinta tak bersyarat ini. Aku disini..melihatmu dengan ambisimu, persis sama ketika kamu disana menatapku menggandeng asa mimpiku. Dan apa yang kemudian kita lakukan? Proses ini membawa kerelaan besar sayang. Kamu mengajariku betapa ambisi harus digapai. Bagaimana kamu tersenyum serta mengulurkan tanganmu untuk membantuku naik. How wonderful you are! Sekali lagi aku bersyukur pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak ingin semua ini hanya untaian singkat cerita. Kamu belum lelah ada disampingku kan’ sayang? Seperti yang selalu kukatakan… aku mencintai proses kita. Aku ingin selalu ada semak yang kita bersihkan untuk jalan ini. Kamu dan semua yang ada padamu adalah hal tak terucap untukku. Dan sekarang, aku kembali menjalani detik yang sempat terhenti. Waktu yang pernah kita jalani.. aku tahu itu akan berulang lagi dan lagi. Tak perduli dimanapun kamu berada.. akan ada saatnya untuk kita..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-3353549446955694290?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/3353549446955694290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=3353549446955694290' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/3353549446955694290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/3353549446955694290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/08/sepertinya-ini-surat-cinta.html' title='Sepertinya ini surat cinta....'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-1106473846806471325</id><published>2008-08-05T03:08:00.000-07:00</published><updated>2008-08-06T02:49:43.242-07:00</updated><title type='text'>Long Distance is (not) Killing me!</title><content type='html'>&lt;a href="http://i66.photobucket.com/albums/h271/hunkydoralaura/holding-hands1.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i66.photobucket.com/albums/h271/hunkydoralaura/holding-hands1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu seorang teman menghampiri saya di kampus dengan semangat yang terus terang membuat firasat buruk hinggap di pikiran. Dengan ringan Ia berkata&lt;em&gt;," Hun, dengerin deh lagunya! Loe pasti suka banget!!"&lt;/em&gt; sambil menyodorkan iPodnya pada saya. Di titik ini saya dengan tatapan setengah percaya mencoba mendengarkan dengan seksama sebuah lagu yang tidak jelas alirannya apa. Seperti campuran antara reggee, hip hop plus dangdut. Sampai di refrennya terdengar lirik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;"Long distance is killing me...Long distance is killing me..."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan disinilah terbukti segala gerak gerik mencurigakan tadi. Saya melepas headset sambil misuh-misuh dan Ia tertawa puas sambil berkata&lt;em&gt;.."Kangeeeeeennn bu??!!!!"&lt;/em&gt; (Ya iyalah..masa Iya dooonnkk...*hikz)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, sekarang rasa tidak suka saya kepada seorang Aura Kasih bertambah. Bukan apa-apa, awalnya saya hanya merasa lagunya yang "Mari Berdansa (atau bercinta?!!)" sulit dicerna maksudnya. Yang saya tahu lagu itu sukses membuat sensasi bagi si Penyanyi dengan sense yang kurang saya sukai. Tapi sekarang Aura Kasih malah lantang menyuarakan "Long Distance is killing me"! How come?!! Ya, walaupun bukan salah dia juga..cuma kok menohok ya..huhuhu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah seorang pelakon hubungan jarak jauh alias Long distance aka LD, saya jelas tidak sutuju dengan judul lagu tersebut. Toh buktinya saya masih hidup dan bernafas dengan sempurna sampai detik ini..hehehe... Dan sebagai argumen balasan dari lagu tersebut, berikut adalah beberapa hal yang sering dipertanyakan oleh teman-teman saya mengenai LD..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;1. Apa sulit menjalani hubungan jarak jauh?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kalau menurut saya sendiri &lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;susah-susah gampang&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, tergantung bagaimana kita menyikapi hubungan tersebut. Yang perlu dipertimbangkan ketika ingin menjalani hubungan semacam ini adalah nilai pengorbanan yang harus diberikan. Bukan berarti kita hitung-hitungan soal take and give, tapi memang LD membutuhkan treatment lebih dibandingan hubungan satu kota. Yang jelas, mostly LD lebih cocok untuk mereka yang mengutamakan "kualitas hubungan" dibanding "kuantitas pertemuan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;2. Memang treatmentnya harus seperti apa?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau yang satu ini sebenarnya tergantung pada karakter dari individu yang menjalani. Bersyukurlah sekarang ini perang tarif untuk GSM dan CDMA sudah merajalela dimana-mana. Jadi paling tidak sangat membantu bagi mereka yang LD antar kota (bukan antar negara tentunya...). Terlebih sekarang ini internet sudah masuk desa, jadi ya YMan atau email-email'an juga bisa kok.&lt;br /&gt;Walaupun infrastruktur komunikasi lumayan mendukung, LD tetap cenderung lebih monoton dan membosankan. Kalau pun tiap hari berkomunikasi pasti ada jenuhnya. Apalagi pertemuan secara fisik sulit dilakukan. Nah, harus pintar-pintar menyibukan diri plus mencari hal-hal baru yang bisa dilakukan bersama pasangan walaupun ada jarak membentang (hallaaaa...). Misalnya : membuat blog berdua, menulis jurnal berdua lewat email, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;3. Apa yang paling penting di LD?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc0000;"&gt;PERCAYA! PERCAYA!PERCAYA!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; Paling tidak dari pengalaman pribadi saya, LD yang dibangun dengan dasar saling percaya, tanpa praduga dan dengan niatan saling mendukung kehidupan pribadi masing-masing akan menjadi hubungan yang menyenangkan. Saya sendiri terkadang memiliki kebanggaan pribadi bahwa saya dan pacar saya bisa membangun hubungan yang saling mendukung sampai detik ini. Ada rasa bahagia tersendiri saat menyadari betapa sesuatu yang awalnya kami anggap sulit ternyata bisa dijalani dengan cukup baik selama 8 bulan ini.&lt;br /&gt;Tentunya bukan hanya kepercayaan, dalam LD juga dibutuhkan pengertian lebih, positive thinking, dan tentunya kesabaran ekstra (apalagi kalau lagi kangen berat...hikz...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;4. Apa enaknya LD?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Enaknya bisa selingkuh! hehehhe...ga dink.. Enaknya hubungan macam ini adalah kita bisa lebih bebas bergerak. Tidak harus menemani pacar setiap waktu apalagi sampai setiap hari. Kita bisa lebih fleksibel mengatur waktu untuk kesibukan kita karena toh pacar kita juga punya kesibukan sendiri disana. Kita bisa bebas berkembang tanpa embel-embel posessif (karena biasanya orang posesif enggan menjalani LD...). Tentunya juga menjadi lebih mandiri dan kuat karena mau ngadu pun jauh...hehehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;5. LD kan rentan dengan perselingkuhan....&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hemm..kecenderungannya memang seperti itu. Tapi percaya deh, hal ini sebenarnya balik lagi ke pribadi masing-masing. Tidak perlu LD untuk selingkuh kalau memang dasarnya playboy. Makanya saya sangat menyarankan kenali benar-benar orang tersebut sebelum anda memutuskan untuk berhubungan jarak jauh dengan dia. Jangan sampai anda kecewa akhirnya karena pasti rasanya sangat sakit apalagi mengingat pengorbanan yang telah diberikan. Kalau kelamaan nanti diambil orang?!! Percaya aja, &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;kalau jodoh ga' kemana&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. Saya sendiri menjalani masa PDKT 8 bulan sebelum akhirnya kami memutuskan untuk berproses bersama.^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, saya hanya ingin memberi gambaran bahwa LD sbenarnya bukan suatu hubungan yang harus dihindari. Memang butuh effort lebih, tapi sensasinya juga lebih kok..^^ Apalagi kalau sekian bulan ga' ketemu, nah sekalinya ada kesempatan ketemu pasti bahagia banget..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;So..I proudly shout that : &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;LONG DISTANCE IS NOT KILLING ME!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Wanna try??! ^^&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-1106473846806471325?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/1106473846806471325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=1106473846806471325' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/1106473846806471325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/1106473846806471325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/08/long-distance-is-not-killing-me.html' title='Long Distance is (not) Killing me!'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-2923942346943425748</id><published>2008-06-01T04:48:00.000-07:00</published><updated>2008-06-01T05:17:12.723-07:00</updated><title type='text'>Kapan Indonesia Bangkit kalau......</title><content type='html'>Hemmmm... kadang saya berpikir, bahwa pertanyaan tentang Indonesia itu tidak ada habisnya. Berikut saya bawakan beberapa contoh yang terpikir oleh saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Kapan Indonesia Bangkit kalau..&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;...Presiden dan wakilnya hanya bisa &lt;strong&gt;bercuap-cuap&lt;/strong&gt; di podium tanpa tangan terulur "menarik" negara ini dari keterpurukan...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...Bapak menteri sibuk dengan bisnisnya sendiri, bahkan terkadang &lt;strong&gt;opportunis...&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...&lt;strong&gt;wakil rakyat&lt;/strong&gt; sibuk berantem, tidur dan bikin skandal syur di gedung bundar...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...pejabat-pejabat tinggi sibuk lobby kiri kanan &lt;strong&gt;mencari kantong tebal...&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...&lt;strong&gt;law enforcement&lt;/strong&gt; masih sebatas wacana dan title bahwa Indonesia = negara hukum...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...&lt;strong&gt;perbedaan agama&lt;/strong&gt; dan kebebasannya masih terus diotak-atik. Padahal ini urusan manusia dengan Tuhannya masing-masing...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...&lt;strong&gt;budaya instant&lt;/strong&gt; masih terus dijadikan gaya hidup, tidak mau susah...tidak mau usaha....&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...&lt;strong&gt;mencerdaskan bangsa&lt;/strong&gt; hanya selayang pandang, UAN dijadikan objekan korupsi...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...&lt;strong&gt;sekolah &lt;/strong&gt;kok mahal? gedungnya kok reyot?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...&lt;strong&gt;generasi muda&lt;/strong&gt; hanya jadi "aset" yang mati suri karna yang tua masih sibuk berkelut dengan kekuasaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...&lt;strong&gt;kemiskinan&lt;/strong&gt; menjadi pemakluman atas nama reformasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...berdiri di atas &lt;strong&gt;"kaki" negara lain&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...yang &lt;strong&gt;miskin &lt;/strong&gt;ya miskin...yang kaya ya kaya...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...&lt;strong&gt;pemerataan pembangunan&lt;/strong&gt;??! wacana tahun kapan ya....&lt;/li&gt;&lt;li&gt;...pinjam..pinjam..pinjam... APBN defisit??! ya &lt;strong&gt;pinjam&lt;/strong&gt;...&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Kapan Indonesia Bangkit kalau...semua orang hanya sibuk bertanya seperti saya??!!!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;"kita jadi buta lagi tuli pula bisu...."&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;AYO BANGKIT! AYO BERBUAT!!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;NB : Ada yang punya pertanyaan tambahan?...^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-2923942346943425748?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/2923942346943425748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=2923942346943425748' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/2923942346943425748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/2923942346943425748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/06/kapan-indonesia-bangkit-kalau.html' title='Kapan Indonesia Bangkit kalau......'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-3495164550173086893</id><published>2008-05-16T08:02:00.000-07:00</published><updated>2008-05-18T04:23:20.190-07:00</updated><title type='text'>aku bela indonesia..sampai darah menetes..*hiks..</title><content type='html'>Detik ini, dengan pangkal jari terbungkus plester luka saya totally merasa bak seorang pembela bangsa dan negara. Bagaimana tidak, seminggu terakhir ini hasrat saya untuk nangkring di depan TV bertambah. Biang keroknya memang cuma satu, Piala Thomas dan Uber eksis lagi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah satu warga negara yang cinta euphoria lapangan, HuN tentu tak mau ketinggalan ikut ambil suara meramaikan ruang TV keluarga..walau efek negatifnya kadang saya kena omel Mama karena &lt;strong&gt;HeRi (Heboh sendiRi..)!&lt;/strong&gt; Cuma apalah arti sebuah omelan dibanding kepuasan batin saat melihat para Srikandi dan Arjuna Indonesia mengangkat raketnya dan mengharumkan nama bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toh, semangat saya tidak sia-sia! Taufik Hidayat cs. berhasil melaju sampai babak semi-final. Girang hatilah saya.. Tak sabar rasanya menantikan laga mereka menuju final. Dan, sejak kemarin terbayarlah penantian saya. Tim Uber Indonesia melibas Germany 3-1, dan seketika kebahagiaan memuncak seolah Piala berbentuk bola itu sudah tergenggam erat di tangan Ibu Pertiwi. Padahal masih harus melewati China esok hari, tapi...yah..srikandi Indonesia pasti menang, secara yaaaa....China ga' kenal srikandi-srikandi'an, yang mereka tahu cuma Pendekar pedang wanita semacam gurunya Yoko dulu..xixixi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, entah kenapa malam ini semuanya begitu kelam..hiks.. Tim Thomas Indonesia harus tunduk ditangan Korea 0-3!!&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AAAAAARGGGHHH&lt;/span&gt;!!&lt;/span&gt; Hemm..sebenarnya sih bukan karena mainnya ga' bagus, cuma kurang maksimal. Taufik cs, bak arjuna kehilangan panahnya. Kecewa! Kecewa! Padahal deg-deg'an sepanjang pertandingan, sampai-sampai karena mata sibuk melereng ke TV, pisau di tangan dengan suksesnya 'ga hanya memotong apel di tangan, tetapi juga nyerempet cukup dalam ke pangkal jari saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih ironis...&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;saat saya menjerit karena kesakitan terpotong pisau, saat itu juga Gelora Bung Karno penuh jeritan dan gemuruh&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; karena point genap 21 dan Korea lolos!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah sudahlaaaaaahhh...itung-itung rela menumpahkan setets darah demi Indonesia tercinta..huhhuhu....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-3495164550173086893?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/3495164550173086893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=3495164550173086893' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/3495164550173086893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/3495164550173086893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/05/aku-bela-indonesiasampai-darah-menetes.html' title='aku bela indonesia..sampai darah menetes..*hiks..'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-4270322476309164</id><published>2008-05-05T22:11:00.000-07:00</published><updated>2008-05-05T23:03:10.805-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>-aku dalam diam-</title><content type='html'>&lt;a href="http://phlamer.blogspot.com/2007/12/giving-silent-treatment-is-just-as.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Aku perlu diam, mungkin dalam tenang atau mungkin dalam riuh..&lt;br /&gt;Aku hanya berusaha mendengar..&lt;br /&gt;Mendengar suara yang hampir berbisik di dalam raga..&lt;br /&gt;Dia yang acap diabaikan karna logika..&lt;br /&gt;Namun menyalak ketika hening mencekam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku goyah..&lt;br /&gt;Dalam rindu..&lt;br /&gt;Dalam asa..&lt;br /&gt;Dalam cemas..&lt;br /&gt;Dalam bimbang…&lt;br /&gt;Dalam keterbatasan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ketakberdayaan datang..&lt;br /&gt;Dia mulai merekam sedih yang tertumpuk di sudut mati..&lt;br /&gt;Dan..Sial!! semua diputar ulang dalam pejaman mata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Adakah waktu selalu berlomba dengan harap?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang datang lebih dulu...kesabaran atau kemunafikan?&lt;br /&gt;Benarkah aku sabar menunggu..atau aku terjebak harus menunggu?&lt;br /&gt;Adakah aku memiliki pilihan?&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Pasti…tinggal atau pergi..”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sulit bukan?! Dua hal yang tak ingin kulakukan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku malu untuk sebuah ragu..&lt;br /&gt;Tapi aku tak bertahan untuk sebuah Tanya..&lt;br /&gt;Ya..tanya penuh harap..atau mungkin penuh cemas?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ah..apa beda harap dan cemas..&lt;br /&gt;Keduanya tak pasti..&lt;br /&gt;Keduanya tak nyata..&lt;br /&gt;Keduanya prasangka...&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Serangkaian kata klise ingin mencuat merubung asa…&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“adakah waktunya untuk kita?”&lt;br /&gt;“benarkah suatu hari itu nyata?”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Bosankah? Bosankah dengan retorisme-ku yang tak berujung..&lt;br /&gt;Aku rasa dalam dirimu mengangguk pasti..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“dichauiefhuhnciakhncugahudehuhehtsabfjn.........."&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Bisakah kau baca rangkaian itu?&lt;br /&gt;Bisa? Tidak?&lt;br /&gt;Apapun itu…aku rasa tidak..&lt;br /&gt;Tak terjabarkan…&lt;br /&gt;Tak beraturan..&lt;br /&gt;Dan selalu…hanya untukku..hanya milikku…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-4270322476309164?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/4270322476309164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=4270322476309164' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/4270322476309164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/4270322476309164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/05/aku-dalam-diam.html' title='-aku dalam diam-'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-1546815886051196345</id><published>2008-05-04T05:06:00.001-07:00</published><updated>2008-05-04T06:22:08.073-07:00</updated><title type='text'>if tommorow never comes...</title><content type='html'>Satu kalimat yang jarang sekali terlintas di benak saya.. &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;"if tommorow never comes...".&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; Apa yang akan saya lakukan jika hari esok ternyata tidak digariskan untuk saya... Pertanyaan yang sulit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya bukan orang yang doyan dengan pemikiran macam itu, sedikit banyak mengarah ke titik pesimisme. Tapi ternyata postingan salah satu temandi milis SMA pagi ini cukup menggugah untuk berandai-andai mengenai satu waktu terakhir saya. Judul postingan itu adalah " Andai besok adalah hari terakhirku...", dan berikut sedikit petikannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"...Ada cerita tentang seorang kalifah. Suatu hari anaknya pulang dengan menangis terisak-isak. Ia bertanya, "Apa yang terjadi anakku?" Anaknya meredakan tangisnya dan menjawab, "Teman-teman mengolokku karena baju yang kupakai bertambal sulam. Mereka berkata satu sama lain tentang betapa malangnya diriku." Kalifah segera menulis surat pada bendaharawan negara untuk meminjam empat dirham, dan dia berjanji akan mengembalikannya awal bulan. Tidak lama muncul balasan dari bendaharawan, "Siapakah Engkau, hingga berani memastikan hidupmu sampai awal bulan? Bila Engkau mati esok hari bagaimana Kau mempertanggungjawabkan hutangmu di hadapan Allah?" Membaca surat itu dia menangis terisak-isak. Istrinya bertanya padanya apa yang terjadi dan dia menjawab, "Aku salah, aku berani memastikan hidupku hingga awal bulan depan, padahal aku tidak memiliki kuasa atas hidupku bahkan satu jam mendatang."Keesokan harinya kalifah berkata pada anaknya, "Nak, Engkau akan berangkat sekolah dengan baju yang bertambal ini. Janganlah malu pada temanmu. Berbanggalah dan bersyukurlah bahwa bila Allah menghendaki suatu hari Engkau akan memiliki baju baru yang menyenangkan hatimu."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca cerita diatas saya diam, kemudian terlintas.."&lt;em&gt;iya ya...kapan hari terakhir saya datang?"&lt;/em&gt; dan seperti biasa hal ini membawa saya masuk ke permenungan yang cukup mengharukan. Kalau memang besok tidak ada, lalu untuk apa semua cita-cita saya selama ini? Kemana larinya idealisme saya kemudian? Tapi toh kemudian saya sadar, permenungan ini harusnya lari ke sisi lain dan dimaknai dengan lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya tidak tahu kapan garisan ini akan selesai, maka &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;saya berpikir untuk menggantungkan cita-cita saya tidak hanya di kemudian hari. Tetapi di hari ini, tepat apa yang sedang saya jalani. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Dengan demikian saya akan melakukan segala sesuatunya tanpa tertunda. Apa yang bisa saya lakukan sekarang kenapa harus esok? Saya tidak ingin lagi menggantungkan janji sebagai hutang...karna saya tak ingin meninggalkan beban bagi mereka yang saya sayangi, untuk membayar sekian banyak janji saya. Lalu saya akan meninggalkan kata-kata " Kalo gw punya uang nanti gue akan....", tapi saya akan melakukan semua sebaik-baiknya dengan segala keterbatasan saya bukan menunggu kalau saya punya uang nanti. Idealisme pun harus mulai ditancapkan dengan realita bukan hanya angan pemikiran belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya..mulai semua hari ini, lakukan semua yang harus dilakukan hari ini... biarkan semua goretan Yang Maha Kuasa menunjukan jalan mana yang harus dilalui. Sampai akhir tanganNya berhenti dan siap membuka gerbangNya untuk saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;One day..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;when i know, there is no time for me..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;I just wanna see a big smile..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;on their face..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;them whom my love belongs to..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-1546815886051196345?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/1546815886051196345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=1546815886051196345' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/1546815886051196345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/1546815886051196345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/05/if-tommorow-never-comes.html' title='if tommorow never comes...'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-5345355676991101742</id><published>2008-04-26T08:20:00.000-07:00</published><updated>2008-04-26T08:40:26.710-07:00</updated><title type='text'>Kerudung...Oh Kerudung...</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SBNKPc6AT2I/AAAAAAAAABI/NCoCmnbU4Ek/s1600-h/IM%C3%963T%27Z(4153).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5193576424606289762" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SBNKPc6AT2I/AAAAAAAAABI/NCoCmnbU4Ek/s200/IM%C3%963T%27Z(4153).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saya agak terkesima oleh satu hal hari ini. Entah kenapa, ketika saya mengganti fotoID untuk YM dengan foto saya yang berkerudung putih (seperti disamping…) banyak orang yang komentar bahwa saya terlihat lebih baik kalau memakai kerudung. Ada yang bilang lebih &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;em&gt;alim, cantik..(aminnnn...) bahkan terlihat sangat tawakal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;. Padahal &lt;em&gt;ada beberapa hal yang perlu dikonfirmasi&lt;/em&gt; : &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;1. Yang saya pakai adalah pasmina yang biasa membalut tubuh untuk menghindari sinar matahari, jadi sangat jauh dari kerudung… heheheh..&lt;br /&gt;2. Anda sekalian sepertinya perlu mempertanyakan tingkat keimanan saya.^^v Bukan apa-apa, kalau dibilang lebih alim sih saya senang. Tapi kalau terlihat tawakal…nampaknya saya masih jauh dari situ..hehehe..&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;But over all, yang membuat saya terkesima adalah sebegitu besarnya pengaruh sebuah kerudung terhadap pencitraan diri seorang wanita. Hal ini saya amini sendiri karena walaupun saya bukan seorang muslimah, saya sangat menghargai para wanita yang berkerudung atau berjilbab. Saya mengagumi cara mereka melindungi diri (menutupi aurat). Sebagai seorang wanita, saya saja sangat menghormati mereka yang berkerudung. Orang-orang ini terlihat lebih bersahaja, tenang dan dekat dengan Tuhan. Tentunya hal ini juga menjauhkan mereka dari niat-niat jahat kaum adam yang iseng.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Suatu hari, seorang teman yang mengenakan jilbab pernah bertanya pada saya, “ &lt;em&gt;Han, sebagai seorang non-muslim, apa pendapat loe kalau melihat orang yang pake jilbab panjang? Risih ga’ lihatnya?”&lt;/em&gt;. Saya agak tersentak dengan pertanyaan yang sangat occasionally itu…ga ada petir ga ada hujan, tiba-tiba harus memutar otak mencari jawaban bijak.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Lalu dengan spontan saya menjawab, bahwa saya tidak ada masalah dengan wanita berjilbab. Walaupun saya di luar lingkaran mereka. Saya malah kagum bagaimana mereka berjuang melawan hawa panas dibalik kain penutup tubuh mereka. Kalau kebanyakan wanita show-off memakai tank-top dan hot-pants ditengah terik matahari, mereka malah terus berjibaku dengan rapatnya penutup aurat itu. Sungguh suatu hal yang tidak pernah saya bayangkan untuk dilakukan. Panasnya pasti puoolll!! Hehehe..&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Justru saya agak risih kalau melihat wanita berjilbab tapi mengenakan busana yang fit di tubuhnya. Ketika dalam posisi seperti itu, nampaknya aurat tetap terlihat juga walau berbalut busana dan fungsi jilbab menjadi bias. Bukan maksud saya menghakimi, tetapi bukankah ketika seseorang memutuskan memakai jilbab, maka konsekuensi selanjutnya juga harus dijalankan? Merelakan keelokan tubuh untuk diperlihatkan secara umum salah satunya. Lalu di sini saya mencoba mengambil kesimpulan, bahwa untuk memakai jilbab dibutuhkan suatu niatan yang kuat dan tulus.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dari kesimpulan saya, maka tidak salah kalau jilbab ataupun hanya kerudung dapat mempengaruhi pencitraan seseorang menjadi lebih baik. Karena perjuangan untuk niatan sampai menjalankan tidaklah mudah. Dan hanya wanita yang benar-benar berbudi baik serta tulus dapat mengenakan jilbab serta kerudung sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#33cc00;"&gt;Salut untuk para muslimah! ^^&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;em&gt;NB : tulisan ini dibuat tidak untuk mendeskriditkan suatu agama, tetapi lebih kepada bentuk aktualisasi refleksi diri dan apresiasi kepada mereka yang saya kagumi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-5345355676991101742?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/5345355676991101742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=5345355676991101742' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/5345355676991101742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/5345355676991101742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/04/kerudungoh-kerudung.html' title='Kerudung...Oh Kerudung...'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SBNKPc6AT2I/AAAAAAAAABI/NCoCmnbU4Ek/s72-c/IM%C3%963T%27Z(4153).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-2339650408332553642</id><published>2008-04-22T05:51:00.000-07:00</published><updated>2008-04-22T07:30:31.013-07:00</updated><title type='text'>Apa kabar dunia??!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SA32PQxhVII/AAAAAAAAABA/CJJ0YgXZwIY/s1600-h/globe.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5192076687489193090" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SA32PQxhVII/AAAAAAAAABA/CJJ0YgXZwIY/s200/globe.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dulu ketika saya masih SD atau SMP (lupa tepatnya..), ada sebuah jargon yang populer karena suatu acara televisi. Nama acaranya....lupa..(menyedihkan memang menjadi dewasa..hiks), tapi saya ingat persis si pembawa acara selalu hadir dengan sapaan khasnya..&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;"Apa kabaarr duniaaaaaa??"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;dan kemudian anak-anak di studio serempak menjawab...&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;"Teteeeepppp asyyyiikkk..."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (dengan intonasi khas...)&lt;br /&gt;pasti anda semua tidak asing dengan jargon ini, kalau tidak salah Hostnya adalah Oki Lukman dan acara itu besutan Aditya Gumay. Jargon ini sukses membuat acara ini dilirik masyarakat, terutama anak-anak yang memang menjadi target market mereka. Tapi terlebih, jargon ini menjadi konsumsi sehari-hari di sekolah saya. Bisa dibilang kalau sekarang ini sama populernya dengan Jargon Ivan-Ruben &lt;em&gt;"Jangannn gilaaaa donkkkk!!"&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Lalu saya berfikir, kalau sekarang ini saya berteriak dan bertanya pada bumi kita tercinta.." Apa kabar duniaaaaaa??" apakah jawabannya masih asyik??!! Atau mungkin lebih tepatnya, apa dunia kita ini masih bisa dibilang "asyik"?!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mungkin ya..bagi kebanyakan kita penghuninya. Bagaimana tidak, sampai detik ini kehidupan manusia 100% masih disokong oleh alam. Kalaupun ada teknologi-teknologi yang membuat kita lebih "malas" dan mengandalkan mesin-mesin buatan para jenius, power supplynya masih harus listrik atau yang lebih ramah lingkungan...tenaga surya. Dari mana semua itu dihasilkan? Kembali lagi ke alam bukan? Tapi sayangnya sadar tidak sadar manusia berpikir seperti ini : selama kita masih bisa mengeksploitasi alam, kenapa dunia ini harus dibuat susah?! Toh, alam selalu memberikan bagian-bagiannya pada kita dengan senang hati. Lalu untuk apa khawatir tentang lingkungan sekitar...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Nah, inilah yang membuat membuat dunia bukan hanya tidak asyik, tetapi makin memprihatinkan. Kenapa manusia sulit untuk mengembalikan apa yang sudah diberikan alam kepada kita? Apakah hanya manusia yang berhak memperoleh kehidupan, lalu bagaimana dengan bumi kita ini...dari mana mereka bisa tetap eksis kalau tidak dengan bantuan tangan-tangan hijau penghuninya? Di koran pagi ini, saya membaca sebuah iklan layanan masyarakat yang bertuliskan &lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;" Lebih dari 250 miliyar pohon yang telah diberikan bumi untuk kita, dan hanya 1 pohon dari tiap penduduk dunia yang diminta pada kita...".&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; Ironis rasanya, membayangkan sekian banyak kehidupan hijau yang harus tumbang berganti tanah tandus yang kemudian longsor diterjang hujan. Kalau satu orang satu pohon, baru 6 miliar yang kita kembalikan pada dunia...masih 1/80 dari yang diberikan pada kita untuk hidup. Apakah kita harus seegois ini, hidup dengan mematikan kehidupan lainnya?!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bersyukurlah, sebagian dari kita sadar dengan tendensi kerusakan moral terhadap alam. Diiringi dengan ketakutan akan kiamat ciptaan manusia, berbagai aliansi dan organisasi perduli lingkungan berdiri. Teriakan mereka makin menggema dimana-mana. Gerakan-gerakan penyelamatan alam pun mulai digalakan, di segala penjuru dunia. "Go Green", "Green Festival", "Save our earth..", "Bike to work.." dan lain sebagainya. Berbagai bahasa, berbagai istilah tapi satu makna, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;SELAMATKAN ALAM KITA!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kita pun bisa mulai dari hal-hal kecil. Saya percaya tanpa perlu saya list pun, anda semua pasti pernah membaca berbagai artikel tentang penghematan energi, anjuran pemilahan sampah, mengurangi penggunaan plastik dan lain-lain. Lingkungan hijau mulai digalakan dari rumah sampai "green office". Anak TK sampai penghuni panti Jompo sibuk belajar menanam benih hijau kehidupan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jadi, tunggu apa lagi...berhentilah egois! Kita butuh alam, begitu pula sebaliknya. Jangan cuma &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;go green&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;...berilah sekian juta &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;wa&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;rn&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;a &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;ke&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;hi&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;d&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#c0c0c0;"&gt;up&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#336666;"&gt;an&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; untuk bumi!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-2339650408332553642?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/2339650408332553642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=2339650408332553642' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/2339650408332553642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/2339650408332553642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/04/apa-kabar-dunia.html' title='Apa kabar dunia??!!'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SA32PQxhVII/AAAAAAAAABA/CJJ0YgXZwIY/s72-c/globe.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-2573963768858789278</id><published>2008-04-21T01:40:00.000-07:00</published><updated>2008-04-21T10:01:21.953-07:00</updated><title type='text'>Emansipasi : jangan cuma omong kosong!</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SAzGwcjegoI/AAAAAAAAAA4/6z3YIOKauug/s1600-h/photo12.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191743006052352642" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SAzGwcjegoI/AAAAAAAAAA4/6z3YIOKauug/s200/photo12.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Siapa tidak kenal R.A. Kartini? beliau adalah pencetus kata "emansipasi" bagi wanita Indonesia. Dimulai dari suatu ketimpangan kualitas pendidikan antara kaum adam dan hawa di masa kecilnya, Kartini bertekat kuat untuk memperbaiki keadaan ini. Maka berjuanglah Ia dengan berbagai cara, mempergunakan keistimewaan kedudukan orang tua demi perbaikan bangsa. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;"Habis gelap terbitlah terang"&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Untaian kata tersebut khas Kartini, menciptakan suatu terang bagi kaumnya merupakan cita-cita luhur yang tersingkap karena perjalanan waktu. Boleh dibilang kesempatan itu tidak disia-siakan Kartini. Terbukti, sebuah buku fenomenal emansipasi dan sekian surat-surat beliau tercecer di jalan sejarah bangsa. Memang tidak bisa dipastikan setelah Kartini tiada karena berjuang demi kelahiran buah hatinya, apakah emansipasi langsung hidup di tengah masyarakat. Tapi paling tidak, beliau menorehkan hari kelahirannya 21 April sebagai hari "kesetaraan" dan penghargaan bagi perempuan Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Emansipasi sudah hidup sekian puluh tahun lamanya di bumi pertiwi. Wanita Indonesia pun bergerak menyongsong terbit yang mulai terik. Namun, masih sering terlintas budaya patriaki yang masih mengakar kuat di Indonesia. Adat ke-timur-an yang begitu sopan tercampur merata dengan kedudukan laki-laki yang dikuatkan oleh wejangan tetua. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tidak salah...jelas.. Tidak ada yang salah dengan posisi wanita di tempat ke"2", prialah pemimpin keluarga bahkan pemimpin di lembaga yang lebih luas lagi. Wanita jarang diberikan kesempatan untuk menunjukan kemampuan. Alasan fisik seringkali mendominasi penolakan terhadap kepemimpinan wanita. Kurangnya kiprah wanita secara luas dimayarakat sering kali menyebabkan masalah-masalah yang menimpa kaum ini pun hanya tertimbun di sudut mati, tak bisa dibuka tapi tak juga menutup.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kritikan terhadap kuota perempuan di dewan perwakilan terus diteriakan berbagai pihak. Mereka sadar dengan dominasi jumlah penduduk berkelamin wanita di Indonesia. Mereka juga aware dengan beban yang semakin menghimpit para ibu rumah tangga terkait dengan krisis berkepanjangan. Belum lagi jeritan TKW, sang pahlawan devisa yang terus diperlakukan bak barang dagangan di luar sana. Berbagai tekanan datang seiring dengan kesempatan yang terbuka makin lebar. Hakikatnya wanita adalah mahluk yang harus diberikan perlindungan lebih, namun yang terjadi wanita harus melindungi diri mereka dan anak-anak mereka lebih keras dari masa Kartini dulu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Zaman memang berubah dan sejarah terus menorehkan warna baru di buku-buku pelajaran. Kartini akan selalu disebut sebagai pahlawan wanita Indonesia...dan emansipasi terus menjadi nama belakangnya..&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Lalu..kapan nama belakang itu tak jua hanya omong kosong belaka??&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Selamat Hari Kartini...mari berkebaya dan berkarya!!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-2573963768858789278?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/2573963768858789278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=2573963768858789278' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/2573963768858789278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/2573963768858789278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/04/emansipasi-jangan-cuma-omong-kosong.html' title='Emansipasi : jangan cuma omong kosong!'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SAzGwcjegoI/AAAAAAAAAA4/6z3YIOKauug/s72-c/photo12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6012148439753847009.post-7963174056410847252</id><published>2008-02-05T05:32:00.000-08:00</published><updated>2008-02-05T06:10:53.567-08:00</updated><title type='text'>-menceritakan cerita awal jemari-</title><content type='html'>Kenapa menceritakan cerita awal jemari? Karna Cerita Jemari hanya kembali diceritakan. Bukan hal yang baru. Jelas! Cerita Jemari sudah ada sejak lama sebagai bagian dari dunia coret- mencoretku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jemari selalu bercerita..entah lewat pena ataupun papan susunan huruf", itu yang pernah kutulis mengenai Cerita jemari dan sampai sekarang alasannya pun tetap sama. Jemari tak boleh berhenti menggoreskan kata, menyampaikan pemikiran dan membagikan kehidupan. Cerita Jemari yang dulu ada pernah berusaha terus menyampaikan pemikiranku dan kemudian mati seiring kemalasan yang terus merajarela dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang memberikan quote ini padaku " Aku berpikir maka aku ada..". Sepertinya sejak jaman dulu eksistensi manusia selalu dikaitkan dengan buah pikiran mereka. Beranjak dari hal ini aku memutuskan untuk kembali menulis dan memberikan sesuatu pada dunia, pada satu lingkaran besar kehidupan..rantai yang tak terputus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meaww.blogspot.com dan ceritajemari.blogspot.com adalah dua blog yang masih eksis sampai sekarang. Cuma keduanya entah kenapa tidak bisa membangkitkan hasratku untuk kembali menulis. Bentuknya sudah banyak terkena modifikasi yang sekarang kusesali. Banyak alasan untuk malas membukanya kembali, entah huruf kekecilan entah terlaku banyak space yang tidak penting.. Alasan yang terlalu dibuat-buat??! Mungkin, tapi toh cukup untuk menggugahku membuat satu space yang lebih lapang untuk menuangkan buah pikiranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tidak ada salahnya kan jemari mencari tempat baru untuk bercerita? Jemari tidak akan memenuhi dunia dengan omong kosong, dia hanya butuh suara..suara untuk bercerita bahwa Aku ada..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6012148439753847009-7963174056410847252?l=ceritaalajemari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/feeds/7963174056410847252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6012148439753847009&amp;postID=7963174056410847252' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/7963174056410847252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6012148439753847009/posts/default/7963174056410847252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaalajemari.blogspot.com/2008/02/menceritakan-cerita-awal-jemari.html' title='-menceritakan cerita awal jemari-'/><author><name>HuN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07780529367274535867</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_skc33ZFcN74/SX_Q17CdmPI/AAAAAAAAAB0/5PIUykztGF4/S220/anotherwaytosmile.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
